Langsung ke konten utama

let's tell a little about REZEKI

Kemarin saya mengomentari status whatsapp seorang teman yang lega bisa memiliki kembali sesuatu yang hampir hilang, sambil menunjukkan sebuah perhiasan di dalam statusnya tersebut. Karena penasaran, saya pun langsung bertanya, ‘ada cerita apa di balik itu?’.

Kronologinya begini, dia mampir makan di salah satu tempat makan favorit di daerahnya. Di sana, sambil menunggu pesanan, ia iseng melepas perhiasannya karena mencoba produk yang ia dan temannya beli. Perhiasannya di taruh begitu saja di atas meja makan. Sampai akhirnya selesai makan dan pulang, ia lupa mengambilnya kembali.

Sampai di rumah, setelah mandi sekitaran jam 10 malam, ia baru sadar kalau perhiasannya tidak ada. Ia pun berusaha mengingatnya, dan teringat kalau ia lepas di tempat makan tadi. Ia akhirnya bingung, mau ke sana sudah jam 11 malam, tempat makannya pasti sudah tutup. Jadi, langkah awal, ia menelfon salah satu pegawai tempat makan tersebut. Alhamdulillah, diangkat dan direspon dengan baik cerita teman saya ini. Tapi ternyata yang ditelfon sudah pergantian shift, jadi teman saya disuruh menunggu kabar. Teman saya pasrah, kalau memang perhiasannya hilang, ya sudah. Katanya mungkin bukan rezekinya lagi perhiasan itu. Pas mau tidur, ada telfon masuk, ternyata dari pegawai tempat makan tersebut, dan katanya perhiasannya ada dan sudah diamankan dengan baik. Keesokan harinya, teman saya datang mengambil perhiasan itu dengan penuh syukur.

Padahal tempat makan tersebut selalu ramai, pelanggan datang dan pergi. Bisa jadi perhiasan tersebut diambil oleh orang nakal atau bisa jadi tercecer entah di mana. Tapi karena memang sudah rezekinya teman saya masih bersama perhiasannya jadi ya pasti bertemu kembali.

Terakhir saya balas dengan mengatakan kalau pegawainya baik sekali, dan menyarankan ke teman saya untuk member rate tempat makan itu bintang 5 di google. Hahaha

Tapi apa yang membuat saya menulis ini, karena balasan teman saya. Katanya ‘Allah sayang sama semua hambaNya’.

Begitulah Allah aturkan rezeki kita. Sekuat apapun kita menjaganya kalau bukan rezeki kita yaa akan lepas, hilang. Tapi sepasrah apapun kita terhadap apa yang hilang, tapi kalau itu masih rezeki kita yaa pasti ditemukan.

Saya teringat dengan salah satu Surah dalam Al-quran tentang rezeki. 


Yaitu surah Hud ayat 6, yang artinya “Dan tidak satupun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahuzh).”

Ini selalu menjadi pengingat buat saya yang kadang mengeluh karena kehilangan sesuatu atau merasa kekurangan sesuatu. Padahal semua telah dijamin oleh Allah SWT. Kadang kita merasa sedih karena tidak bisa memiliki sesuatu yang kita inginkan atau kita sudah memilikinya tapi keesokan harinya malah hilang atau diambil orang. Manusiawi jika bersedih dan menangis, tapi mari sama-sama belajar untuk selalu bersyukur!

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahagia Ku Mengenal Kalian

Saat itu, saat kupertama bertemu kalian Kuberusaha mencari kata Untuk memulai sebuah kalimat Perkenalan Rasa malu, takut dan canggung Menjadi es di bibir Namun gelisah dan penasaran Membakar seluruh tubuh Kini tak ada lagi kata Sepi dan sendiri di dalam kamusku Kalian telah menjadi warna Yang mencerahkan hari-hariku Kebersamaan Adalah hal yang membuat Perkenalan tak sekedar sebuah Perkenalan Kebersamaan menjadi sungai Yang mengalirkan sejuta kata-kata Yang sempat terbendung Disebuah ketidaktahuan 13 November 2009

Tempat Wisata di Jepang

Ski emang indah dan menyenangkan. Apalagi saat bermain, salju turun begitu lebat, bagaikan kapas yang bertebrangan. Indah, putih nan lembut itulah salju yang saya rasakan saat bermain ski di Fujimi Nagano. banyak sekali tempat ski di negeri sakura ini salah satunya yang paling terkenal adalah di Fujimi Nagano, hampir setiap orang asing pasti menyempatkan datang ke tempat ini. Saya sendiri jarak yang jauh tidak menghalangi untuk datang bermain. walaupun sebenarnya yang lebih dekat tempat saya ada di daerah gifu atau di siga. Fujimi tepatnya di Nagano, jika anda berkesempatan ke negeri sakura ini, silahkan ke nagano dan cari fujimi station, dari situ ada bus yang menghantarkan ke area ski gratis, tapi jam tertentu, sebelum jam 10 saat berangkat. Dan pulang juga ada bus gratis jam 3 lebih 10 menit. Hanya sekitar 2 bus saat berangkat dan pulang ke fujimi station. Jadi usahakan pas jam-jam itu. Kalau tidak anda bisa naik taksi. Jarak yang lumayan jauh tidak mungkin di tempuh denga...

Souka, Soudeska, & Soudesne.

Tadi belajar BJTM (Bahasa Jepang Terpadu Menengah).  Ada hal yang saya tangkap, yaitu perbedaan penggunaan SOUKA, SOUDESKA, dan SOUDESNE. Souka biasanya digunakan saat tiba-tiba mengingat sesuatu. Contohnya: ada teman yang sedang belajar, kamu datang dan bertanya “apa yang kamu lakukan?” teman menjawab “belajar, besok ada ujian.” Nah disinilah kamu akan mengatakan “souka!?!” dengen ekspresi mengingat sesuatu sambil memukul jidat. Soudeska biasanya digunakan untuk bertanya kembali guna meyakinkan diri sendiri. Contoh: kamu sedang berada dalam ruangan, tiba-tiba datang seorang teman dan berkata “di luar hujan deras.” Kamu akan berkata “soudeska?” dengan ekspresi wajah penuh tandatanya dan kaget. Bisa jadi kamu akan segera keluar ruangan untuk memastikan apakah hujan deras sungguhan atau tidak. Soudesne biasanya digunakan untuk menyatakan kesamaan pemahaman. contoh: kamu dan teman kamu berada di luar ruangan kemudian teman kamu berkata “cuaca cerah yaa...” ka...