Langsung ke konten utama

Kisah Sang Penandai by Tere Liye

Jim & Nayla bukanlah romeo&juliet, mereka terap Jim & Nayla.
Meski cinta mereka satu sama lain amatlah besar, meski hubungan mereka tidak direstui, meski Nayla merenggut nyawa sendiri dengan meneguk racun, namun mereka bukanlah romeo&juliet, mereka tetaplah Jim & Nayla.

Jim yang anak yatimpiatu dibesarkan oleh kedermawanan bangsawan, Jim yang tak pandai membaca, Jim yang periang, handal menggesek biola, Jim yang hatinya telah tertambat pada satu orang, iyalah Nayla.

Kematian Nayla di bulan ketujuh hari ketujuh dan di jam tujuh itu mengubah kehidupannya. Ia yang awalnya ingin memiliki cerita yang sama dengan kisah angka tujuh yang sangat terkenal di kotanya itu didatangi oleh sang Penandai -penjaga dongeng.

Sang penandai menjanjikan kehidupan yang hebat, cerita yang luarbiasa jika Jim percaya pada kalimat "Pecinta sejati tidak akan pernah menyerah sebelum kematian itu sendiri datang menjemput dirinya."

Meski berat, Jim mengikuti saran sang penandai, meninggalkan pusara tercinta Nayla. Bersama kapal 'pedang langit' yang dipimpin oleh Laksamana Ramirez, Jim berangkat menjemput janji sang penandai, janji kehidupan yang hebat. Namun tidak ada kehidupan yang hebat tanpa perjuangan yang kuat. Jim menghadapi berbagai macam rintangan di tengah laut. Untunglah ia bersama Laksamana Ramirez yang gagah perkasa menghadapi segala rintangan laut, yang ternyata juga adalah orang pilihan Sang Penandai untuk menyelesaikan satu cerita dongeng.

Tanah Harapan, tujuan kapal 'pedang langit' berlabuh. Daratan yang pada akhirnya adalah tempat berakhirnya cerita dongeng Jim.

Bagaimana dengan kisah cintanya?
Jim hanya perlu percaya pada kalimat "Pecinta sejati tidak akan pernah menyerah sebelum kematian itu sendiri datang menjemput dirinya." Dan kisah cintanya akan berakhir bahagia, menurutku.


- Sanrego, 24 juli 2016

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahagia Ku Mengenal Kalian

Saat itu, saat kupertama bertemu kalian Kuberusaha mencari kata Untuk memulai sebuah kalimat Perkenalan Rasa malu, takut dan canggung Menjadi es di bibir Namun gelisah dan penasaran Membakar seluruh tubuh Kini tak ada lagi kata Sepi dan sendiri di dalam kamusku Kalian telah menjadi warna Yang mencerahkan hari-hariku Kebersamaan Adalah hal yang membuat Perkenalan tak sekedar sebuah Perkenalan Kebersamaan menjadi sungai Yang mengalirkan sejuta kata-kata Yang sempat terbendung Disebuah ketidaktahuan 13 November 2009

Tempat Wisata di Jepang

Ski emang indah dan menyenangkan. Apalagi saat bermain, salju turun begitu lebat, bagaikan kapas yang bertebrangan. Indah, putih nan lembut itulah salju yang saya rasakan saat bermain ski di Fujimi Nagano. banyak sekali tempat ski di negeri sakura ini salah satunya yang paling terkenal adalah di Fujimi Nagano, hampir setiap orang asing pasti menyempatkan datang ke tempat ini. Saya sendiri jarak yang jauh tidak menghalangi untuk datang bermain. walaupun sebenarnya yang lebih dekat tempat saya ada di daerah gifu atau di siga. Fujimi tepatnya di Nagano, jika anda berkesempatan ke negeri sakura ini, silahkan ke nagano dan cari fujimi station, dari situ ada bus yang menghantarkan ke area ski gratis, tapi jam tertentu, sebelum jam 10 saat berangkat. Dan pulang juga ada bus gratis jam 3 lebih 10 menit. Hanya sekitar 2 bus saat berangkat dan pulang ke fujimi station. Jadi usahakan pas jam-jam itu. Kalau tidak anda bisa naik taksi. Jarak yang lumayan jauh tidak mungkin di tempuh denga

Souka, Soudeska, & Soudesne.

Tadi belajar BJTM (Bahasa Jepang Terpadu Menengah).  Ada hal yang saya tangkap, yaitu perbedaan penggunaan SOUKA, SOUDESKA, dan SOUDESNE. Souka biasanya digunakan saat tiba-tiba mengingat sesuatu. Contohnya: ada teman yang sedang belajar, kamu datang dan bertanya “apa yang kamu lakukan?” teman menjawab “belajar, besok ada ujian.” Nah disinilah kamu akan mengatakan “souka!?!” dengen ekspresi mengingat sesuatu sambil memukul jidat. Soudeska biasanya digunakan untuk bertanya kembali guna meyakinkan diri sendiri. Contoh: kamu sedang berada dalam ruangan, tiba-tiba datang seorang teman dan berkata “di luar hujan deras.” Kamu akan berkata “soudeska?” dengan ekspresi wajah penuh tandatanya dan kaget. Bisa jadi kamu akan segera keluar ruangan untuk memastikan apakah hujan deras sungguhan atau tidak. Soudesne biasanya digunakan untuk menyatakan kesamaan pemahaman. contoh: kamu dan teman kamu berada di luar ruangan kemudian teman kamu berkata “cuaca cerah yaa...” kamu a