Langsung ke konten utama

TONGKE-TONGKE, HUTAN MANGROVE SINJAI

Weekend adalah saat yang paling tepat untuk jalan-jalan bareng keluarga, juga sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan dengan keluarga yang di weekday sibuk kerja.
Jalan-jalan gak perlu jauh-jauh dari rumah, juga gak perlu nge-mall (lagian di tempat aku gak ada mall…hahaha). 
Sini…sini… saya kasih tahu tempat jalan-jalan yang bisa dibilang ‘hits’ saat ini di kalangan anak muda Sinjai dan Bone Selatan.

Namanya Tongke-tongke.



Kata Wikipedia gini : Tongke-tongke adalah desa yang berada di kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Indonesia. Desa yang tekstur tanahnya terdiri atas lumpur yang berpasir ini memiliki kawasan hutan bakau yang telah dijadikan tempat pariwisata.


Kalau yang pernah saya dengar, kawasan wisata Tongke-tongke awalnya merupakan usaha warga sekitar menanam bakau untuk menghalau banjir. Tapi karena terllihat indah, maka dijadikan wisata oleh mereka. Terus pada tahun 2017, pemerintah mulai mengambil alih pengelolaan objek wisata ini. Masih baru kan yaa…

Karena masih baru, jadi saat ini, tongke-tongke masih berbernah. Masih mengadakan pembangunan jembatan-jembatan ke arah laut. Dulu, waktu pertama kali saya ke sana, tahun 2016, jembatannya masih satu dan pendek, jadi jangkauan kaki masih minim. Hahahhaha
Sekarang mah kayak gini…. Berliku liku ~


 

eh, ada yang unik dari jembatan-jembatan ini. Di bagian dalam hutan mangrove, ada jembatan yang sengaja dicat berwarna-warni, cantik.





Empat tahun sejak kedatangan pertama saya ke sini, memnag terlihat sangat banyak perbedaan. Tempat wisata ini dibikin serius oleh pemerintah.
banyak bangunan baru dan ikonik di sini, hanya saja saya lupa mengabadikannya lewat kamera. Misalnya ada menara dua tingkat, ada bangunan menyerupai panggung di atas air yang bisa muat banyak orang, juga ada bangunan khusus untuk informasi turis.


 eh..eh.. kalau mau liat videonya, silakan klik link di bawah.


thankyou for reading this. love

Komentar

  1. Wisata ke hutan mangrove selalu menyenangkan. Banyak bonusnya, gak cuma hutan, tapi juga wisata pantai, bisa snorkeling, diving, atau sekadar mancing. Saya selalu rindu wisata ke mangrove. Apalagi keluarga saya juga tinggal di pesisir Sumatera Barat.

    BalasHapus
  2. Ayo kak lain kali ke sini bareng aku, biar gak lupa lagi foto-foto, hehe. Wisata alam kayak gini emang seru banget sih, menyegarkan juga pasti. Keliling ngeliat keindahan mangrove terus menghirup udara segar pasti bikin adem

    BalasHapus
  3. Wuih cakep jembatannya. Di kanan kirinya pohon bakau dan ada gazebo untuk istirahatnya yah?

    BalasHapus
  4. Sambil melihat keindahan laut, dari mangrove kita bisa berteduh dan juga dapat banyak oksigen yang segar. Ke pantai tapi tal melulu kepanasan.

    BalasHapus
  5. selalu suka senja di hutan mangrove kalo aku kak, pernahnya pas ke Jogja nih hutan Mangrove Kulon Progo. Trus indah banget ya

    BalasHapus
  6. belum pernah ke hutan mangrove walau pernah ikut donasi untuk penanamannya. Jembatannya di celah hutan nya bikin pengen foto-foto nih

    BalasHapus
  7. Cantik, instagramable banget wisata hutan mangrovenya. Nah ke sana bisa sekalian edukasi pentingnya mangrove ke anak2 yah hehe

    BalasHapus
  8. hutan mangrove tuh udah dimana-mana ya, di jakarta ada di tarakan juga ada. baru ke dua itu sih jelajah hutan mangrove belum sempet kemana-mana. makasih mba infonya bisa dijadikan next holiday kesini.

    BalasHapus
  9. Saya suka hutan mangrove. Di dekat rumah saya ada juga hutan mangrove, pemerintah daerah juga baru mulai melirik tempat itu untuk tempat wisata.

    BalasHapus
  10. Bagus banget ya kak. Awalnya diusahakan warga kemudian jadi sebesar ini.. salut untuk warganya .Oh ya, hutan mangrove ini banyak sekali loh fungsinya. Belum lagi buah mangrove bisa dibuat sirup yang lezat.. mhhh

    BalasHapus
  11. Wisata hutan mangrove kerennya. Aku sih lebih takut ke Allah swt...wkwkwk… Senang aku liat jalan-jalan di kebun Nina tang di jalan Thamrin.

    BalasHapus
  12. Wah, agak mirip dengan wisata hutan mangrove langsa, Aceh. Cuma di Langsa lebih luas dan hutan mangrovenya lebih lebat.
    Moga mangrove Indonesia makin luas dan bermanfaat buat kita semua

    BalasHapus
  13. Jadi banyak yang pingin datang kalau rapi dan unik kayak Tongke-Tongke ini ya mbak Ila. Wisata hutan Mangrove di Sulawesi Selatan. Noted. Tfs ya

    BalasHapus
  14. Hwaaa dari mulanya untuk menghalau banjir eh jadi tempat wisata yang indah ya. Namanya juga unik tuh Tongke-tongke. Aku suka jembatannya yang berliku-liku itu, gemes liatnya :)

    BalasHapus
  15. Kapan ila ke sini? Belum pernah nih ke Sinjai. Kalau ke sana wajib kunjungi Tongke-tongke 😆

    BalasHapus
  16. Selalu suka jalan-jalan di Mangrove. Di Bintan juga bagus-bagus wisata mangrove nya dan dan kebanyakan pohonnya masih sehat

    BalasHapus
  17. Aku sudah menonton video YouTubenya. Editan sederhana dan mengena yang sudah bisa memberikan gambaran tentang hutan mangrove Sinjai. Hanya saja, bakalan lebih nyus kalau di dalam video diberikan narasi dan interaksi Mba.

    BalasHapus
  18. Wisata taman menarik untuk disimak... apalagi bersama anak2 sekalian bisa mengenalkan alam... di jakarta juga ada namannya Taman PIK

    BalasHapus
  19. Hutan mangrove nya lebih terawat dan tertata ya...trus suasana nya asri banget ...ini bisa jadi wisata edukasi yg bagus buat anak2 keren tempatnya ..

    BalasHapus
  20. Jembatan-jembatan kayu begitu semakin banyak dibangun di wisata pantai atau hutan bakau, di daerah saya juga dibuat, meski tidak banyak bakaunya. Tapi minimal jembatan itu menarik untuk masuk dalam bingkai kamera

    BalasHapus
  21. Saya langsung ke videonya mbak. Dan ya ternyata bagus ya, mirip mangrove di Bali sana. Apa tuh namanya, lupa. Sayangnya kawasan mangrove di saya gak sebagus ini, jalan setapaknya masih pake bambu, gak sekokoh ini dan semenarik ini.

    BalasHapus
  22. Nama tempatnya unik ya "tongke-tongke". Wisata mangrove sekarang dimana-mana emang lagi hits kak, karena masyarakat indonesia memang sangat suka liburan ke tempat yang masih terlihat alami gtu..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahagia Ku Mengenal Kalian

Saat itu, saat kupertama bertemu kalian Kuberusaha mencari kata Untuk memulai sebuah kalimat Perkenalan Rasa malu, takut dan canggung Menjadi es di bibir Namun gelisah dan penasaran Membakar seluruh tubuh Kini tak ada lagi kata Sepi dan sendiri di dalam kamusku Kalian telah menjadi warna Yang mencerahkan hari-hariku Kebersamaan Adalah hal yang membuat Perkenalan tak sekedar sebuah Perkenalan Kebersamaan menjadi sungai Yang mengalirkan sejuta kata-kata Yang sempat terbendung Disebuah ketidaktahuan 13 November 2009

Tempat Wisata di Jepang

Ski emang indah dan menyenangkan. Apalagi saat bermain, salju turun begitu lebat, bagaikan kapas yang bertebrangan. Indah, putih nan lembut itulah salju yang saya rasakan saat bermain ski di Fujimi Nagano. banyak sekali tempat ski di negeri sakura ini salah satunya yang paling terkenal adalah di Fujimi Nagano, hampir setiap orang asing pasti menyempatkan datang ke tempat ini. Saya sendiri jarak yang jauh tidak menghalangi untuk datang bermain. walaupun sebenarnya yang lebih dekat tempat saya ada di daerah gifu atau di siga. Fujimi tepatnya di Nagano, jika anda berkesempatan ke negeri sakura ini, silahkan ke nagano dan cari fujimi station, dari situ ada bus yang menghantarkan ke area ski gratis, tapi jam tertentu, sebelum jam 10 saat berangkat. Dan pulang juga ada bus gratis jam 3 lebih 10 menit. Hanya sekitar 2 bus saat berangkat dan pulang ke fujimi station. Jadi usahakan pas jam-jam itu. Kalau tidak anda bisa naik taksi. Jarak yang lumayan jauh tidak mungkin di tempuh denga...

Souka, Soudeska, & Soudesne.

Tadi belajar BJTM (Bahasa Jepang Terpadu Menengah).  Ada hal yang saya tangkap, yaitu perbedaan penggunaan SOUKA, SOUDESKA, dan SOUDESNE. Souka biasanya digunakan saat tiba-tiba mengingat sesuatu. Contohnya: ada teman yang sedang belajar, kamu datang dan bertanya “apa yang kamu lakukan?” teman menjawab “belajar, besok ada ujian.” Nah disinilah kamu akan mengatakan “souka!?!” dengen ekspresi mengingat sesuatu sambil memukul jidat. Soudeska biasanya digunakan untuk bertanya kembali guna meyakinkan diri sendiri. Contoh: kamu sedang berada dalam ruangan, tiba-tiba datang seorang teman dan berkata “di luar hujan deras.” Kamu akan berkata “soudeska?” dengan ekspresi wajah penuh tandatanya dan kaget. Bisa jadi kamu akan segera keluar ruangan untuk memastikan apakah hujan deras sungguhan atau tidak. Soudesne biasanya digunakan untuk menyatakan kesamaan pemahaman. contoh: kamu dan teman kamu berada di luar ruangan kemudian teman kamu berkata “cuaca cerah yaa...” ka...