Langsung ke konten utama

B


Beberapa hari terakhir saya banyak mendapatkan pertanyaan “gak ngeblog lagi, La?”
Awalnya sih saya cuek aja kalau ditanya, tapi kok lama-lama kepikiran juga ya… hahaha
Akhirnya pagi ini saya mencoba untuk menulis sesuatu dan mempostingnya di blog. Agar kalau ada yang bertanya, jawabannya tidak mengecewakan lagi. Hahaha

Pagi ini saya akan beropini tentang, B. sebenarnya opini ini pernah saya tulis di blog kedua saya yang gak tahu kenapa belum cukup seumur jagung blog itu mati. Mati karena saya tidak pernah memposting tulisan lagi dan mati karena saya lupa memakai email apa di sana dan tentunya lupa passwordnya. Oke, lupakan blog itu. Let’s tall about B.


What is B?
B adalah sebutan beberapa orang di luar sana dan juga saya untuk seseorang ataupun suatu golongan yang berada satu tingkat dibawah A atau sang juara.
Menurut saya, B merupakan seorang atau golongan yang memiliki cita-cita tinggi namun susah untuk mewujudkannya, karena terhalang oleh sesuatu atau seseorang. B selalu menjadi nomor dua, sekeras atau sehebat apapun usahanya, dia tetap akan menjadi bayangan sang juara.

Ada yang pernah merasa menjadi B?
Pasti banyak ya…
Di sekolahan sepertinya terlihat jelas mana yang A dan mana yang B. di sekolahan kan ada yang namanya rangking. Kalau di kuliahan sepertinya tidak terlihat lagi, namun di dunia perkuliahan bukan hanya masalah rangking, banyak hal yang bisa membuat orang mengkotak-kotakkan mana yang A  mana yang B. sebut saja seperti ini, “eh, itu cantik ya?” – “iya sih, tapi lebih cantik yang itu.” atau “eh, dia jago banget memotret.” – “tapi ada yang lebih jago loh.”

Ada yang pecinta drama Korea gak?
Nah kalau ada, pasti kalian pernah nonton drama musical “Dream High 2”
Yes… di sana ada gambaran tentang B. Namun, dibuat menjadi sang B adalah seseorang atau golongan yang ingin meraih sesuatu tapi ia atau mereka tidak memiliki bakat. Jadilah, meskipun berusaha keras, ia tetap menjadi bayang-bayang A.
Kalau tidak salah ingat, ada judul lagu mereka  yang judulnya B.

If there is something wrong, tell me. Karena ini hanya opini saya belaka.  Hahahahaha

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahagia Ku Mengenal Kalian

Saat itu, saat kupertama bertemu kalian Kuberusaha mencari kata Untuk memulai sebuah kalimat Perkenalan Rasa malu, takut dan canggung Menjadi es di bibir Namun gelisah dan penasaran Membakar seluruh tubuh Kini tak ada lagi kata Sepi dan sendiri di dalam kamusku Kalian telah menjadi warna Yang mencerahkan hari-hariku Kebersamaan Adalah hal yang membuat Perkenalan tak sekedar sebuah Perkenalan Kebersamaan menjadi sungai Yang mengalirkan sejuta kata-kata Yang sempat terbendung Disebuah ketidaktahuan 13 November 2009

Tempat Wisata di Jepang

Ski emang indah dan menyenangkan. Apalagi saat bermain, salju turun begitu lebat, bagaikan kapas yang bertebrangan. Indah, putih nan lembut itulah salju yang saya rasakan saat bermain ski di Fujimi Nagano. banyak sekali tempat ski di negeri sakura ini salah satunya yang paling terkenal adalah di Fujimi Nagano, hampir setiap orang asing pasti menyempatkan datang ke tempat ini. Saya sendiri jarak yang jauh tidak menghalangi untuk datang bermain. walaupun sebenarnya yang lebih dekat tempat saya ada di daerah gifu atau di siga. Fujimi tepatnya di Nagano, jika anda berkesempatan ke negeri sakura ini, silahkan ke nagano dan cari fujimi station, dari situ ada bus yang menghantarkan ke area ski gratis, tapi jam tertentu, sebelum jam 10 saat berangkat. Dan pulang juga ada bus gratis jam 3 lebih 10 menit. Hanya sekitar 2 bus saat berangkat dan pulang ke fujimi station. Jadi usahakan pas jam-jam itu. Kalau tidak anda bisa naik taksi. Jarak yang lumayan jauh tidak mungkin di tempuh denga...

Souka, Soudeska, & Soudesne.

Tadi belajar BJTM (Bahasa Jepang Terpadu Menengah).  Ada hal yang saya tangkap, yaitu perbedaan penggunaan SOUKA, SOUDESKA, dan SOUDESNE. Souka biasanya digunakan saat tiba-tiba mengingat sesuatu. Contohnya: ada teman yang sedang belajar, kamu datang dan bertanya “apa yang kamu lakukan?” teman menjawab “belajar, besok ada ujian.” Nah disinilah kamu akan mengatakan “souka!?!” dengen ekspresi mengingat sesuatu sambil memukul jidat. Soudeska biasanya digunakan untuk bertanya kembali guna meyakinkan diri sendiri. Contoh: kamu sedang berada dalam ruangan, tiba-tiba datang seorang teman dan berkata “di luar hujan deras.” Kamu akan berkata “soudeska?” dengan ekspresi wajah penuh tandatanya dan kaget. Bisa jadi kamu akan segera keluar ruangan untuk memastikan apakah hujan deras sungguhan atau tidak. Soudesne biasanya digunakan untuk menyatakan kesamaan pemahaman. contoh: kamu dan teman kamu berada di luar ruangan kemudian teman kamu berkata “cuaca cerah yaa...” ka...