Langsung ke konten utama

Tidak Ada yang Benar-benar Baru dalam Ingatan Saya

Aku berimajinasi, menemukan sebuah peradaban yang melampaui daya fikir manusia zaman sekarang. Sebuah kehidupan yang tak pernah terlintas dibenak manusia manapun di muka bumi ini sejak zaman batu hingga zaman maya yang menyerang kehidupan sosial remaja masa kini.
Tidak ada cara lain selain kapsul waktu yang sering digunakan tokoh anime-anime, aku juga berimajinasi menggunkan kapsul itu. Meminum atau masuk ke dalam kapsul itu, aku belum memikirkannya, tapi bagiku satu satunya cara untuk mencapai peradaban yang akan kutemukan itu adalah dengan menggunakan kapsul waktu.
apa yang akan aku lakukan di peradaban itu? Aku juga belum memikirkannya, yang ada dibenakku saat ini hanya menemukan peradapan itu.
Waktuku dimulai detik ini, kapsul. Aku harus bertemu kapsul waktu. Dipertemukan, menemukan atau ditemukan semua bagiku sama saja, yang penting aku bisa menggunakan kapsul itu.
Enam hari kemudian, entah itu keajaiban atau memang karena usaha kerasku, aku menyentuh kapsul itu, kugunakan lalu semua menjadi aneh. Aku menemukan peradaban itu.
Hal yang paling signifikan perubahannya adalah tanah. Sejauh mata memandang, tak ada tempat untuk dipijaki, atau memang tak ada tanah di peradaban itu? Semua melayang!
Rumah tersusun rapi, berpetak-petak tapi tetap melayang.  Mobil? Aneh, bentuk dan rupa layaknya mobil tapi terbang bak sebuah pesawat. Peradaban ini canggih, luar biasa!

Tigapuluhenam detik kemudian, aku sadar, ini aneh, ini seperti sudah tak asing, peradaban ini sudah pernah ada dalam fikiran seseorang bahkan banyak orang.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahagia Ku Mengenal Kalian

Saat itu, saat kupertama bertemu kalian Kuberusaha mencari kata Untuk memulai sebuah kalimat Perkenalan Rasa malu, takut dan canggung Menjadi es di bibir Namun gelisah dan penasaran Membakar seluruh tubuh Kini tak ada lagi kata Sepi dan sendiri di dalam kamusku Kalian telah menjadi warna Yang mencerahkan hari-hariku Kebersamaan Adalah hal yang membuat Perkenalan tak sekedar sebuah Perkenalan Kebersamaan menjadi sungai Yang mengalirkan sejuta kata-kata Yang sempat terbendung Disebuah ketidaktahuan 13 November 2009

Tempat Wisata di Jepang

Ski emang indah dan menyenangkan. Apalagi saat bermain, salju turun begitu lebat, bagaikan kapas yang bertebrangan. Indah, putih nan lembut itulah salju yang saya rasakan saat bermain ski di Fujimi Nagano. banyak sekali tempat ski di negeri sakura ini salah satunya yang paling terkenal adalah di Fujimi Nagano, hampir setiap orang asing pasti menyempatkan datang ke tempat ini. Saya sendiri jarak yang jauh tidak menghalangi untuk datang bermain. walaupun sebenarnya yang lebih dekat tempat saya ada di daerah gifu atau di siga. Fujimi tepatnya di Nagano, jika anda berkesempatan ke negeri sakura ini, silahkan ke nagano dan cari fujimi station, dari situ ada bus yang menghantarkan ke area ski gratis, tapi jam tertentu, sebelum jam 10 saat berangkat. Dan pulang juga ada bus gratis jam 3 lebih 10 menit. Hanya sekitar 2 bus saat berangkat dan pulang ke fujimi station. Jadi usahakan pas jam-jam itu. Kalau tidak anda bisa naik taksi. Jarak yang lumayan jauh tidak mungkin di tempuh denga

Souka, Soudeska, & Soudesne.

Tadi belajar BJTM (Bahasa Jepang Terpadu Menengah).  Ada hal yang saya tangkap, yaitu perbedaan penggunaan SOUKA, SOUDESKA, dan SOUDESNE. Souka biasanya digunakan saat tiba-tiba mengingat sesuatu. Contohnya: ada teman yang sedang belajar, kamu datang dan bertanya “apa yang kamu lakukan?” teman menjawab “belajar, besok ada ujian.” Nah disinilah kamu akan mengatakan “souka!?!” dengen ekspresi mengingat sesuatu sambil memukul jidat. Soudeska biasanya digunakan untuk bertanya kembali guna meyakinkan diri sendiri. Contoh: kamu sedang berada dalam ruangan, tiba-tiba datang seorang teman dan berkata “di luar hujan deras.” Kamu akan berkata “soudeska?” dengan ekspresi wajah penuh tandatanya dan kaget. Bisa jadi kamu akan segera keluar ruangan untuk memastikan apakah hujan deras sungguhan atau tidak. Soudesne biasanya digunakan untuk menyatakan kesamaan pemahaman. contoh: kamu dan teman kamu berada di luar ruangan kemudian teman kamu berkata “cuaca cerah yaa...” kamu a