Langsung ke konten utama

Sushi-sushian ala ila


hari minggu dan gak tahu mau ngapain gara-gara perut lagi gak bersahabat. Tapi karena aku juga gak bisa tinggal diam di kamar jadi dah ide muncul. Yap, memasak. Sepertinya memasak bakalan sedikit engurangi ingatanku tentang sakit perut. Beranjak dari tempat tidur ke dapru. Bibirku langsung manyun saat buka kulkas, gak ada apa-apa… uufffttthhh… mau masak apa kalau begini. Yang ada cuma telur dan nasi… diam sejenak. Ahha.. mending buat Shushi aja, tapi daging dan sayurnya gak ada. Mmm… sepertinya bakalan ada penjual sayur yang lewat. Ok lah, saya akan menunggu. Allah sangat menyayangiku dengan tidak membiarkanku menunggu lama, beberapa menit kemudian penjual sayur lewat di depan rumah, dan berhenti, ajaib..! ok, aku keluar dan membeli beberapa sayur.
Karena memang bahan tidak mendukung jadi kita buat sushi-sushian aja, yaa mirip shushi tapi bisa dibilang bukan shushi, aduh apa sih… hahahah

Ok..ok..ok..
Karena bahan udah siap, kita masak aja yok…

Nih bahan-bahannya


telur, dikocok lalu campur dengan bumbu penyedap



sayur-sayuran

nasi, jika ada nasi yang sedikit lengket. tapi jika tidak ada, nasi biasa juga tak masalah




 
Setelah melakukan ini itu dan beberapa keajaiban, jiiiiaaahhhh…
Jadi deh seperti ini. ini masih tergulung, belum dipotong-potong.


 







Dan tetttedeeeee.... ini dia sushi-sushian ala ila... hahahahha
mau coba? datang aja ke kerumah... hohohohoh ^^







Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahagia Ku Mengenal Kalian

Saat itu, saat kupertama bertemu kalian Kuberusaha mencari kata Untuk memulai sebuah kalimat Perkenalan Rasa malu, takut dan canggung Menjadi es di bibir Namun gelisah dan penasaran Membakar seluruh tubuh Kini tak ada lagi kata Sepi dan sendiri di dalam kamusku Kalian telah menjadi warna Yang mencerahkan hari-hariku Kebersamaan Adalah hal yang membuat Perkenalan tak sekedar sebuah Perkenalan Kebersamaan menjadi sungai Yang mengalirkan sejuta kata-kata Yang sempat terbendung Disebuah ketidaktahuan 13 November 2009

Tempat Wisata di Jepang

Ski emang indah dan menyenangkan. Apalagi saat bermain, salju turun begitu lebat, bagaikan kapas yang bertebrangan. Indah, putih nan lembut itulah salju yang saya rasakan saat bermain ski di Fujimi Nagano. banyak sekali tempat ski di negeri sakura ini salah satunya yang paling terkenal adalah di Fujimi Nagano, hampir setiap orang asing pasti menyempatkan datang ke tempat ini. Saya sendiri jarak yang jauh tidak menghalangi untuk datang bermain. walaupun sebenarnya yang lebih dekat tempat saya ada di daerah gifu atau di siga. Fujimi tepatnya di Nagano, jika anda berkesempatan ke negeri sakura ini, silahkan ke nagano dan cari fujimi station, dari situ ada bus yang menghantarkan ke area ski gratis, tapi jam tertentu, sebelum jam 10 saat berangkat. Dan pulang juga ada bus gratis jam 3 lebih 10 menit. Hanya sekitar 2 bus saat berangkat dan pulang ke fujimi station. Jadi usahakan pas jam-jam itu. Kalau tidak anda bisa naik taksi. Jarak yang lumayan jauh tidak mungkin di tempuh denga

Souka, Soudeska, & Soudesne.

Tadi belajar BJTM (Bahasa Jepang Terpadu Menengah).  Ada hal yang saya tangkap, yaitu perbedaan penggunaan SOUKA, SOUDESKA, dan SOUDESNE. Souka biasanya digunakan saat tiba-tiba mengingat sesuatu. Contohnya: ada teman yang sedang belajar, kamu datang dan bertanya “apa yang kamu lakukan?” teman menjawab “belajar, besok ada ujian.” Nah disinilah kamu akan mengatakan “souka!?!” dengen ekspresi mengingat sesuatu sambil memukul jidat. Soudeska biasanya digunakan untuk bertanya kembali guna meyakinkan diri sendiri. Contoh: kamu sedang berada dalam ruangan, tiba-tiba datang seorang teman dan berkata “di luar hujan deras.” Kamu akan berkata “soudeska?” dengan ekspresi wajah penuh tandatanya dan kaget. Bisa jadi kamu akan segera keluar ruangan untuk memastikan apakah hujan deras sungguhan atau tidak. Soudesne biasanya digunakan untuk menyatakan kesamaan pemahaman. contoh: kamu dan teman kamu berada di luar ruangan kemudian teman kamu berkata “cuaca cerah yaa...” kamu a