Langsung ke konten utama

Postingan

Kevin Sanjaya, Pemain Bulutangkis yang Melamar Anak Hary Tanoesoedibjo

Menjadi pemain bulutangkis nomor satu di kategori ganda putra, membuat Kevin menjadi bintang baru di Indonesia. Posisinya disederajatkan dengan artis-artis papan atas, fansnya banyak sekali.  Pasangan Marcus Gideon ini masih terbilang sangat muda saat memenangkan medali emas di Asian Games 2018. Kevin lahir di Banyuwangi, 2 Agustus 1995. Kini usianya 27 Tahun.  Awal karir di bulutangkis, ia mengikuti seleksi di PB Djarum, dan akhirnya lulus hingga membawanya seperti saat ini. Selain menjadi atlet bulutangkis, Kevin juga menggeluti dunia bisnis. Ia menjalankan sebuah bisnis yang berupa produk minuman bernama Vinion. Kenapa namanya Vinion? Mungkin gabungan dari namanya dan nama julukan yang diberikan fansnya untuknya dan Marcus saat bertanding di lapangan. Mereka dijuluki Minion. Kevin menjalin hubungan dengan anak konglongmerat Hary Tanoesoedibjo. Tak lama menjalin kasih dengan Valencia Tanoesoedibjo, akhirnya tepat di hari ulang tahun Kevin, 2 Agustus, ia melamar sang kekasih ...

Review Hotel Favor Makassar

Beberapa Minggu lalu, saya dan suami menghabiskan weekend di hotel Favor Makassar. Kenapa kami memilih Favor? Karena berada di pusat kota, bintang tiga, dan paling penting, Murah! Hahaha Iseng-iseng ajak suami menginap di hotel ternyata di ACC. Segera mungkin saya mencari akomodasi yang bersahabat dengan dompet. Setelah searching di beberapa aplikasi tiket hotel, akhirnya saya menemukan Favor.  Saya memfilter pencarian dengan bintang tiga ke atas untuk memudahkan menemukan hotel bagus dan murah. Saya langsung tertarik saat melihat Favor. Harga mulai 200ribuan, dan bintang tiga. tanpa berfikir panjang langsung booking. Hotel Favor terletak di Jl. Lasinrang No.15, Mangkura, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90114. Dekat dengan Mall Ratu Indah, pun tak jauh dari Pantai losari. Strategis banget. Seperti hotel pada umumnya, jam check in-nya pukul 14.00 dan check out-nya 12.00. Di lobi hotel disediakan welcome drink . fasilitas yang ada di sini yaitu outdoor kolam renan...

Barongko tanpa Daun Pisang

Haloooo pengunjung setia blog saya... hahaha Kali ini kita akan memasak Barongko, makanan khas Bugis, Sulawesi Selatan. Kue ini dulunya termasuk makanan mewah kerajaan di Sulawesi Selatan, tapi seiringnya waktu, kue ini jadi makanan semua kalangan. Rasanya manis, dan teksturnya lembut.  Beberapa hari yang lalu, di Media Sosial, banyak yang membagikan sejarah dan makna yang terkandung di dalam Kue Barongko. Yang saya tangkap kurang lebih begini. 'Kue barongko yang memiliki bahan dasar pisang, dibungkus dengan daun pisang lalu di kukus. Kata orang bugis, Barangna mu to nadoko , disingkat Barongko . Artinya, ia membungkus dirinya sendiri. Apa yang ada di dalam satu kesatuan dengan yang di luar. Jadi diumpamakan seseorang yang dari luar dan dari dalamnya sesuai (Apa yang ia katakan sama dengan apa yang ia lakukan). Yuk kita mulai memasak... Bahan : Pisang matang 6 buah Telur 1 butir Santan kara 1 bungkus Gula 75 gram Susu kental manis 25 ml Air 400 ml Vanili secukupnya Garam secukupnya...

Kurikulum Merdeka Belajar

  Salam dan Bahagia ~ Pertama-tama, saya mau memperkenalkan diri. Kenapa? yaaa nanti ada salah paham kalau saya ini juga tenaga pendidik. Hahahah     Yup, I’m not a teacher! Yaa… saya bukan seorang guru, tapi sejak kecil saya tertarik dengan dunia pendidikan. Yaa mungkin karena orangtua saya memulai karir sebagai guru. Sekeliling saya juga banyak yang guru, bahkan nih ya suami saya seorang guru. Hahahaha     Ok, seperti judul tulisan ini, saya akan sedikit bercerita dan berbagi apa yang saya tahu tentang kurikulum baru ini, kurikulum ‘Merdeka Belajar’.     Kurikulum Merdeka Belajar diterapkan pada satuan pendidikan untuk tahun ajaran 2022-2024 mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK . Kata Wikipedia ( https://id.wikipedia.org/wiki/Merdeka_Belajar ) begini, “ Merdeka Belajar adalah program kebijakan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Kabinet Indonesi...

Udang Saus Tiram

Beberapa waktu lalu, saya mencoba membuat udang saus tiram. Karena menurut saya mudah dan cepat, saya mau berbagi resepnya dengan kalian.  Bahan 15-20 Udang sedang, bersihkan 1/2 Bawang bombay 3 siung bawang putih 1 sdm saus sambal 1 sdm saus tomat 1 sdm kecap manis 1 sdt saus tiram 2 sdm mentega Secukupnya garam, penyedap rasa, dan air. Cara Membuat Panaskan wajan, masukkan mentega, lalu tumis bawang putih yang sudah dicincang halus, kemudian masukkan bawang bombay, aduk hingga harum. setelah harum, masukkan udang yang telah dibersihkan. Aduk lagi. Masukkan secukupnya air. Masukkan saus tiram, saus sambal, saus tomat, dan kecap manis. aduh hingga udang terlihat berubah warna. Masukkan garam, penyedap rasa. cicipi sedikit, jika rasa sudah pas, angkat lalu sajikan. Gampang sekali bukan? Yuk masak Yuk!

Maudy Ayunda dan Beberapa Hal Tentangnya

Artis cantik, pintar dan multitalent ini sedang viral akibat dari pengumuman pernikahannya yang terkesan ‘surprise’ karena tiba-tiba meng-upload foto pernikahannya pada akun instagramnya. Saya salah satu korban ‘kaget’ juga sih. hahahah   Ayunda Faza Maudya,BA,MA,MBA lahir 19 Desember 1994 merupakan putri sulung dari Bapak Didit Jasmedi R Irawan dan Ibu Muren Murdjoko. Maudy memiliki adik bernama Amanda Khairunnisa.   Saya pertama tahu Maudy dalam filmnya yang berjudul UNTUK RENA. Di sana Maudy masih kecil, yaa umurnya kira-kira 10 atau 11 tahun. Dari awal munculnya film itu sampai sekarang, saya masih sering menyanyikan penggalan lagunya yang berbunyi seperti ini “Hanya satu pintaku tuk memandang langit biru, di pangkuan seorang ibu” Terus dan terus terputar di otak saya. Hahahah Puncak saya mengagumi Maudy saat ia membintangi ‘Perahu Kertas’. Film yang diangkat dari sebuah novel karya Dee (Dewi Lestari). Novelnya saja sudah bikin saya jatuh hati, apalagi filmnya. Nah karena ...

PERHATIAN! RAHASIA CARA BELAJAR PALING EFEKTIF

  Banyak sekali cara dan metode belajar yang dapat kamu gunakan untuk belajar. Tapi tahukah kamu cara belajar yang paling efektif? Kami percaya bahwa cara terbaik dan paling efektif adalah mengajarkan kembali ilmu yang telah dikuasai. Kenapa? Karena saat kita mengajar orang lain, secara otomatis otak kita akan mengumpulkan ingatan-ingatan yang ada kaitannya dengan pelajaran yang kita ajarkan   Ketika kita belajar dan memperoleh suatu informasi baru, kondisi terbaik kita untuk mengingatnya secara sempurna adalah ketika kita baru saja selesai mempelajarinya. Seiring berjalannya waktu, ingatan akan informasi baru itu akan turun, melemah, hingga menjadi lupa.   Lalu bagaimana cara terbaik untuk terus mengingatnya? Cara terbaiknya adalah dengan melakukan pengulangan. Pengulangan terhadap sesuatu atau sebuah informasi, akan membuat informasi itu melekat selamanya di otak anda.   Namun, melakukan pengulangan dengan cara yang sama dengan sebelumnya akan membuat anda merasa ...