Langsung ke konten utama

12 Jenis Kain untuk Baju Pesta

Ketika ada undangan pernikahan, hal yang paling dikhawatirkan wanita adalah baju yang tepat dan bagus untuk dikenakan pada hari H. Baju untuk kondangan umumnya identik dengan kemewahan serta keanggunan. Tak jarang pula ada yang tidak ingin membeli yang sudah jadi, mereka lebih memilih untuk membuatnya sendiri.

Nah, hal yang harus diperhatikan saat ingin membuat sendiri baju kondangan atau baju pestanya yaitu kainnya. Tidak semua kain bisa dijadikan bahan untuk membuat baju pesta. Berikut beberapa contoh kain yang biasa digunakan untuk membuat baju atau gaun pesta.

1.       Kain Sutra

Kain sutra diperoleh dari serat kepompong ulat sutra yang diproses sangat panjang. Di salam kain sutra, terdapat senyawa asam amino yang menjadikannya terasa halus, lembut dan nyaman digunakan. Kain sutra sangat cocok untuk dijadikan bahan untuk baju pesta karena kainnya terlihat berkilau.  Kain sutra dinyatakan sebagai primadona dari semua kain karena lembut dan terkesan mewah saat digunakan.

2.        Kain Satin

Tidak jauuh berbeda dari penampakan kain sutra, kain satin terlihat mengkilap pada permukaannya.  Banyak yang menggunakan kain ini untuk dijadikan gaun pesta karena kain ini juga halus dan licin. Jadi apabila sudah dikenakan sebagai baju, akan terlihat mewah dan anggun.

3.       Kain Brokat

Kain Brokat kaya akan dekorasi. Dilihat dari asal bahasanya ‘brukat’ diambil dari bahasa Itali yang berarti kain yang disulam. Kain ini sangat cocok untuk dijadikan gaun pesta karena kain ini memberikan kesan yang elegan dan terlihat mewah.

4.       Kain Tille atau Tile

Kain Tile terbuat dari campuran nilon, sutra dan rayon. Kain Tile juga biasa dikenal sebagai kain Tutu. Kain ini biasanya berbentuk jala dengan lubang kecil, serta transparan, jadi memang sangat cocok untuk dijadikan luaran dalam membuat gaun pesta.

5.       Kain Silk

Banyak yang menyamakan kain silk dengan kain sutra karena memiliki karakteristik super lembut dan indah. Karena kesan mewahnya, sehingga kain silk banyak digunakan untuk membuat baju atau gaun pesta.

6.       Kain Chiffon

Kain Chiffon atau lebih dikenal sebagai kain sifon, merupakan kain yang terbuat dari sutra, katun, nilon, polyester atau rayon. Kain ini cenderung tipis dan berkilau. Kain sifon sering digunakan sebagai lapisan di atas kain, juga biasa digunakan untuk aksen mengembang pada gaun.

7.       Kain Organza

Kain ini terbuat dari bahan rayon atau sutra halus. Kain organza juga dikenal sebagai kain kaca dengan keunggulannya yang kaku sehingga mudah berkembang. Organza terlihat mengkilap sehingga member kesan mewah.

8.       Kain Lace

Kain ini hampir mirip brokat. Bentuk umum dari kain ini adalah berbentuk bunga. Banyak yang mencampurkan kain lace dengan kain sutra untuk membuat sebuah gaun pesta.

9.       Kain Embroidery

Kemewahan kain ini terletak pada campuran teknik sulam dan bordir. Karena keindahannya, kain inin sangat cocok untuk digunakan sebagai bahan gaun pesta.  

10.   Kain Spandex

Kain Spandex atau spandek merupakan salah satu kain yang memiliki cirri khas elastic, empuk dan juga lemas. Ketika ditarik, kain ini akan melar seperti halnya karet. Kain ini cocok untuk dijadikan bahan baju pesta karena licin jadi jika digunakan akan terlihat anggun. 

11.   Kain Velvet

Kain ini berstektur lembut. Meskipupn model gaun sederhana, tetap akan terllihat mewah dan anggun jika menggunkan kain ini. Kain velvet terbuat dari rayon dan sutra.  

12.   Kain Balotelli

Ciri khas dari kain balotelli yaitu permukaannya licin dan terdapat serat unik yang membentuk kotak kotak kecil. Kain ini cocok untuk bahan gaun pesta karena kain ini memberi efek glossy atau mengkilap.

 

Itulah beberapa pilihan kain untuk membuat gaun atau baju pesta ataupun kondangan. Silakan pilih dan sesuaikan keinginan kalian semua.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahagia Ku Mengenal Kalian

Saat itu, saat kupertama bertemu kalian Kuberusaha mencari kata Untuk memulai sebuah kalimat Perkenalan Rasa malu, takut dan canggung Menjadi es di bibir Namun gelisah dan penasaran Membakar seluruh tubuh Kini tak ada lagi kata Sepi dan sendiri di dalam kamusku Kalian telah menjadi warna Yang mencerahkan hari-hariku Kebersamaan Adalah hal yang membuat Perkenalan tak sekedar sebuah Perkenalan Kebersamaan menjadi sungai Yang mengalirkan sejuta kata-kata Yang sempat terbendung Disebuah ketidaktahuan 13 November 2009

Tempat Wisata di Jepang

Ski emang indah dan menyenangkan. Apalagi saat bermain, salju turun begitu lebat, bagaikan kapas yang bertebrangan. Indah, putih nan lembut itulah salju yang saya rasakan saat bermain ski di Fujimi Nagano. banyak sekali tempat ski di negeri sakura ini salah satunya yang paling terkenal adalah di Fujimi Nagano, hampir setiap orang asing pasti menyempatkan datang ke tempat ini. Saya sendiri jarak yang jauh tidak menghalangi untuk datang bermain. walaupun sebenarnya yang lebih dekat tempat saya ada di daerah gifu atau di siga. Fujimi tepatnya di Nagano, jika anda berkesempatan ke negeri sakura ini, silahkan ke nagano dan cari fujimi station, dari situ ada bus yang menghantarkan ke area ski gratis, tapi jam tertentu, sebelum jam 10 saat berangkat. Dan pulang juga ada bus gratis jam 3 lebih 10 menit. Hanya sekitar 2 bus saat berangkat dan pulang ke fujimi station. Jadi usahakan pas jam-jam itu. Kalau tidak anda bisa naik taksi. Jarak yang lumayan jauh tidak mungkin di tempuh denga

Souka, Soudeska, & Soudesne.

Tadi belajar BJTM (Bahasa Jepang Terpadu Menengah).  Ada hal yang saya tangkap, yaitu perbedaan penggunaan SOUKA, SOUDESKA, dan SOUDESNE. Souka biasanya digunakan saat tiba-tiba mengingat sesuatu. Contohnya: ada teman yang sedang belajar, kamu datang dan bertanya “apa yang kamu lakukan?” teman menjawab “belajar, besok ada ujian.” Nah disinilah kamu akan mengatakan “souka!?!” dengen ekspresi mengingat sesuatu sambil memukul jidat. Soudeska biasanya digunakan untuk bertanya kembali guna meyakinkan diri sendiri. Contoh: kamu sedang berada dalam ruangan, tiba-tiba datang seorang teman dan berkata “di luar hujan deras.” Kamu akan berkata “soudeska?” dengan ekspresi wajah penuh tandatanya dan kaget. Bisa jadi kamu akan segera keluar ruangan untuk memastikan apakah hujan deras sungguhan atau tidak. Soudesne biasanya digunakan untuk menyatakan kesamaan pemahaman. contoh: kamu dan teman kamu berada di luar ruangan kemudian teman kamu berkata “cuaca cerah yaa...” kamu a