Langsung ke konten utama

Takut dan menulis

pagi ini, sebelum ke kampus aku menyuruh diriku untuk menulis. yaaa menulis, tentang apapun, yang penting menulis. meskipun dalam menulis aku sesekali menaikkan pandangan ke arah jam dinding -sekarang sudah pukul enam lewat, dan aku belum siap-siap ke kampus-.

aku menulis karena dihinggapi rasa takut karena sebenanya tugas kuliahku belum selesai. apa hubungannya? ada. karena dengan menulis aku merasa tenang, bebas dan tak perlu memikirkan hal yang membuatku takut. aku menulis untuk pelampiasan perasaanku, hanya itu.

aku teburu-buru dalam menulis ini, waktu telah semakin dekat untuk jam keberangkatan ke kampus, tapi aku harus tetap menulis. aku masih gugup, aku masih takut. 

kadang aku jengkel sendiri dengan rasa takutku yang berlebihan, tapi kadang pula aku beteimakasih, karena dengan takut aku memaksa diri untuk menulis, karena hanya dengan menulis aku merasa jauh lebih tenang.

saat kuliah aku juga harus menyiapkan beberapa kertas kosong di hadapanku., selain untuk mencatat apa yang dikatakan dosen, akiu juga kadang menyelinginya dengan menulis beberapa baris puisi. karena aku dihinggapi rasa takut yang belebih, kadang aku takut pada dosenku sendiri. 

takut mungkin sudah menjadi ancaman bagiku, tapi takut juga membawa berkah karena dengan takutku aku semakin tedorong untuk menulis untuk menenangkan hati.

-dan seperti saat ini aku sedikit merasa lega-

selamat pagi, takut! aku akan melawanmu dengan menulis!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahagia Ku Mengenal Kalian

Saat itu, saat kupertama bertemu kalian Kuberusaha mencari kata Untuk memulai sebuah kalimat Perkenalan Rasa malu, takut dan canggung Menjadi es di bibir Namun gelisah dan penasaran Membakar seluruh tubuh Kini tak ada lagi kata Sepi dan sendiri di dalam kamusku Kalian telah menjadi warna Yang mencerahkan hari-hariku Kebersamaan Adalah hal yang membuat Perkenalan tak sekedar sebuah Perkenalan Kebersamaan menjadi sungai Yang mengalirkan sejuta kata-kata Yang sempat terbendung Disebuah ketidaktahuan 13 November 2009

Tempat Wisata di Jepang

Ski emang indah dan menyenangkan. Apalagi saat bermain, salju turun begitu lebat, bagaikan kapas yang bertebrangan. Indah, putih nan lembut itulah salju yang saya rasakan saat bermain ski di Fujimi Nagano. banyak sekali tempat ski di negeri sakura ini salah satunya yang paling terkenal adalah di Fujimi Nagano, hampir setiap orang asing pasti menyempatkan datang ke tempat ini. Saya sendiri jarak yang jauh tidak menghalangi untuk datang bermain. walaupun sebenarnya yang lebih dekat tempat saya ada di daerah gifu atau di siga. Fujimi tepatnya di Nagano, jika anda berkesempatan ke negeri sakura ini, silahkan ke nagano dan cari fujimi station, dari situ ada bus yang menghantarkan ke area ski gratis, tapi jam tertentu, sebelum jam 10 saat berangkat. Dan pulang juga ada bus gratis jam 3 lebih 10 menit. Hanya sekitar 2 bus saat berangkat dan pulang ke fujimi station. Jadi usahakan pas jam-jam itu. Kalau tidak anda bisa naik taksi. Jarak yang lumayan jauh tidak mungkin di tempuh denga

Souka, Soudeska, & Soudesne.

Tadi belajar BJTM (Bahasa Jepang Terpadu Menengah).  Ada hal yang saya tangkap, yaitu perbedaan penggunaan SOUKA, SOUDESKA, dan SOUDESNE. Souka biasanya digunakan saat tiba-tiba mengingat sesuatu. Contohnya: ada teman yang sedang belajar, kamu datang dan bertanya “apa yang kamu lakukan?” teman menjawab “belajar, besok ada ujian.” Nah disinilah kamu akan mengatakan “souka!?!” dengen ekspresi mengingat sesuatu sambil memukul jidat. Soudeska biasanya digunakan untuk bertanya kembali guna meyakinkan diri sendiri. Contoh: kamu sedang berada dalam ruangan, tiba-tiba datang seorang teman dan berkata “di luar hujan deras.” Kamu akan berkata “soudeska?” dengan ekspresi wajah penuh tandatanya dan kaget. Bisa jadi kamu akan segera keluar ruangan untuk memastikan apakah hujan deras sungguhan atau tidak. Soudesne biasanya digunakan untuk menyatakan kesamaan pemahaman. contoh: kamu dan teman kamu berada di luar ruangan kemudian teman kamu berkata “cuaca cerah yaa...” kamu a