Embun dan Aku

Titik titik embun masih tersisa
Bergelinding dan bermain di permukaan daun
Hingga datang matahari memanggil mereka untuk bersatu kembali membentuk gumpalan putih

semua akan kembali pada yang menjadikan
sama halnya dengan aku
Akan kembali padaNya yang menjadikanku

Tapi mungkinkah aku seperti embun?
Kembali lahir saat malam mengakhiri tugasnya menina bobokan seluruh penghuni alam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku, Vidi Aldiano, dan ceritaku (12-2-2012)

Kafe Hits di Balikpapan

Puncak Cangngahing, Desa Cakkela, Bone