Langsung ke konten utama

JALAN REZEKI DALAM AL-QURAN part1



Sebagai manusia biasa, doa dan harapannya setiap hari tidak lepas dari rezeki. Tapi tahu tidak teman-teman kalau di dalam ajaran Islam rezeki itu dibagi menjadi dua, yaitu rezeki umum dan rezeki khusus.


Rezeki umum adalah segala sesuatu yang bermanfaat bagi manusia. Contohnya rumah, kendaraan, harta, kesehatan, dan lain sebagainya yang didapat baik secara halal maupun haram.

Sedangkan Rezeki khusus adalah segala hal yang bermanfaat dalam menegakkan iman dan takwa seseorang. Contohnya ilmu, amal shalih, rezeki halal penuh berkah yang membuat seseorang lebih taat kepada Allah SWT dan menjauhi segala laranganNya.


Dalam tulisan ini, saya hanya akan sedikit bercerita kembali apa yang telah saya baca dari beberapa postingan di sosial media tentang rezeki secara umum.


Setiap hari, manusia berlomba-lomba dalam mencari rezekinya masing-masing, ada yang bekerja sebagai abdi negara, ada yang bekerja di perusahaan, ada yang merantau ke luar negeri, bahkan ada yang hanya tinggal di rumah namun tetap berusaha mencari rezeki.


Selain bekerja keras, tahukah teman-teman kalau rezeki itu punya jalan ajaib? Dan jalan itu sudah Allah SWT tunjukkan di dalam Al-Quran. Ada beberapa jalan rezeki yang disebutkan dalam Al-Quran.


Sedekah

Sedekah dalam bahasa Arab artinya memberikan. Sedangkan menurut istilah, sedekah adalah pemberian sesuatu kepada seseorang yang membutuhkan, semata-mata hanya mengharap kepada Allah SWT. Bersedekah tidak harus menunggu kita mampu dalam hal finansial, cukup dengan memberikan apa yang kita mampu dengan penuh keikhlasan itu merupakan sedekah yang tak ternilai di mata Allah SWT. Apa hubungannya sedekah dengan jalan rezeki? Bukannya dengan memberi kepada orang lain, harta atau apa yang kita miliki jadi berkurang? Ternyata malah sebaliknya teman-teman. Allah menjanjikan balasan yang berlipat ganda bagi siapa saja yang bersedekah. Al-Quran surah Al-baqarah ayat 245 berbunyi “Man żallażī yuqriḍullāha qarḍan ḥasanan fa yuḍā'ifahụ lahū aḍ'āfang kaṡīrah, wallāhu yaqbiḍu wa yabṣuṭu wa ilaihi turja'ụn

Yang artinya “Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan”.


Bersyukur

Rasa syukur kadang kala hadir ketika kita pandai-pandai melihat ke bawah. Misalnya saat kita kehilangan sesuatu atau saat kita sedang dilanda kesedihan, maka kita akan tetap merasa bersyukur karena melihat masih banyak orang-orang yang jauh lebih banyak kekurangannya maupun jauh lebih besar masalahnya. Lalu mengapa rasa syukur dikaitkan dengan pembuka pintu rezeki? Itu karena dengan bersyukur membuat jiwa lebih tenang, dan ketenangan inilah yang mampu melahirkan ide untuk tetap jeli membidik segala peluang keberhasilan masa depan. Selain itu dengan bersyukur, tubuh menjadi lebih sehat suntuk menjemput kesuksesan atau rezeki karena setiap aliran darah memancarkan energi positif. Di samping itu semua, yang paling utama adalah firman Allah SWT dalam Al-Quran surah Ibrahim ayat 7 yang artinya “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” Jadi jangan ragu ya teman-teman untuk tetap bersyukur kepada Allah SWT bagaimanapun keadaan kita, karena dengan begitu, rezeki akan mendatangi kita.


Menikah

Banyak diantar kita berpikiran untuk menikah nanti ketika harta telah banyak, rumah sudah ada, kendaraan telah siap. Tapi tahukah teman-teman, didalam Al-Quran Allah berfirman dalam surah An-Nur ayat 32 yang artinya “Nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu, baik laki-laki maupun perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Allah Maha Luas (pemberianNya) lagi Maha Mengetahui”. Jadi jangan ragu ya teman-teman, jangan sampai sudah mampu tapi belum merasa berlimpahan jadi enggan untuk menikah. InsyaAllah, Allah akan membuka pintu-pintu rezekiNya untuk kita semua. Yang pasti tetap berusaha dan selalu berdoa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahagia Ku Mengenal Kalian

Saat itu, saat kupertama bertemu kalian Kuberusaha mencari kata Untuk memulai sebuah kalimat Perkenalan Rasa malu, takut dan canggung Menjadi es di bibir Namun gelisah dan penasaran Membakar seluruh tubuh Kini tak ada lagi kata Sepi dan sendiri di dalam kamusku Kalian telah menjadi warna Yang mencerahkan hari-hariku Kebersamaan Adalah hal yang membuat Perkenalan tak sekedar sebuah Perkenalan Kebersamaan menjadi sungai Yang mengalirkan sejuta kata-kata Yang sempat terbendung Disebuah ketidaktahuan 13 November 2009

Tempat Wisata di Jepang

Ski emang indah dan menyenangkan. Apalagi saat bermain, salju turun begitu lebat, bagaikan kapas yang bertebrangan. Indah, putih nan lembut itulah salju yang saya rasakan saat bermain ski di Fujimi Nagano. banyak sekali tempat ski di negeri sakura ini salah satunya yang paling terkenal adalah di Fujimi Nagano, hampir setiap orang asing pasti menyempatkan datang ke tempat ini. Saya sendiri jarak yang jauh tidak menghalangi untuk datang bermain. walaupun sebenarnya yang lebih dekat tempat saya ada di daerah gifu atau di siga. Fujimi tepatnya di Nagano, jika anda berkesempatan ke negeri sakura ini, silahkan ke nagano dan cari fujimi station, dari situ ada bus yang menghantarkan ke area ski gratis, tapi jam tertentu, sebelum jam 10 saat berangkat. Dan pulang juga ada bus gratis jam 3 lebih 10 menit. Hanya sekitar 2 bus saat berangkat dan pulang ke fujimi station. Jadi usahakan pas jam-jam itu. Kalau tidak anda bisa naik taksi. Jarak yang lumayan jauh tidak mungkin di tempuh denga...

Souka, Soudeska, & Soudesne.

Tadi belajar BJTM (Bahasa Jepang Terpadu Menengah).  Ada hal yang saya tangkap, yaitu perbedaan penggunaan SOUKA, SOUDESKA, dan SOUDESNE. Souka biasanya digunakan saat tiba-tiba mengingat sesuatu. Contohnya: ada teman yang sedang belajar, kamu datang dan bertanya “apa yang kamu lakukan?” teman menjawab “belajar, besok ada ujian.” Nah disinilah kamu akan mengatakan “souka!?!” dengen ekspresi mengingat sesuatu sambil memukul jidat. Soudeska biasanya digunakan untuk bertanya kembali guna meyakinkan diri sendiri. Contoh: kamu sedang berada dalam ruangan, tiba-tiba datang seorang teman dan berkata “di luar hujan deras.” Kamu akan berkata “soudeska?” dengan ekspresi wajah penuh tandatanya dan kaget. Bisa jadi kamu akan segera keluar ruangan untuk memastikan apakah hujan deras sungguhan atau tidak. Soudesne biasanya digunakan untuk menyatakan kesamaan pemahaman. contoh: kamu dan teman kamu berada di luar ruangan kemudian teman kamu berkata “cuaca cerah yaa...” ka...