Langsung ke konten utama

Postingan

Please, kalau sedih jangan alay!

Banyak hal yang membuat kita bersedih. Bahkan mungkin hari ini, pun  kita mengalami hal yang menyedihkan. Semuanya terasa buram, kabut, atau apapun yang mendekati gelap. Hati dan fikiran menjadi lemah. Saya anaknya melankolis pake banget. Apa-apa dibawa baper, apa-apa dimasukin kedalam hati, lalu kepikiran, dan yaa gak jarang nangis sepanjang malam. Dulu waktu masih remaja, SMA sampai kuliah, media sosial jadi pelampiasan kesedihan saya. Status-status mellow atau tulisan-tulisan menye-menye sudah menjadi langganan di media sosial saya. Makanya teman-teman ada beberapa yang menyebut saya sebagai ratu galau. Hahaha Sekarang kalau facebook menampilkan kenangan beberpa tahun lalu, saya malu sendiri membacanya. Di benak cuma bisa bilang “oweh alay” hahahha ada beberapa yang bisa terhapus, ada beberpa yang tidak bisa terhapus. Duh! Terus, sekarang ila sudah gak sedih-sedih lagi? Yaa tentu masih ~ hahaha Melankolis, baperan, galauan, susah hilangnya ciiiin.. tap...

Yang Baik Untuk Yang Baik, Yang Buruk Untuk Yang Buruk.

source : pinterest   Ini saya tulis di hari kesepuluh bulan Ramadhan di tahun 2018, tapi baru dipost sekarang dan akan mengalami beberapa perubahan. Hari ini saya banyak merenung. Bahkan yang biasanya di jam setelah dhuhur, saya tidur siang, kali ini saya tidak bisa menutup mata, terlalu banyak kalimat-kalimat yang ingin tumpah di kepala saya. Salah satunya mengenai jodoh. Ada tiga hal yang dirahasiakan Allah SWT kepada mahklukNya yaitu, Rezeki, Jodoh dan Kematian. Hari ini semua hal itu saya fikirkan dan renungkan. Tapi kali ini saya akan menulis tentang Jodoh. Umur saya sekarang bisa dibilang dewasa lah untuk ukuran umur. Tapi, untuk ukuran sifat dan fisik, masih terperangkap di usia belasan. Saya merasa -dan masih banyak yang menganggap bahwa saya masih remaja. Diusia yang seperti saya sekarang ini sudah banyak yang telah menikah, bahkan sudah memiliki anak. Namun saya (sebelum merenung dan menulis ini), terlalu cuek dengan urusan seperti itu. Tidak memikirkan...

Don't Expect Too Much

ekspektasimu jangan terlalu tinggi, karena kebahagiaanmu bukan tanggung jawab orang lain, bahkan meskipun itu pasanganmu sendiri. 

TONGKE-TONGKE, HUTAN MANGROVE SINJAI

W eekend adalah saat yang paling tepat untuk jalan-jalan bareng keluarga, juga sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan dengan keluarga yang di weekday sibuk kerja. Jalan-jalan gak perlu jauh-jauh dari rumah, juga gak perlu nge-mall (lagian di tempat aku gak ada mall…hahaha).  Sini…sini… saya kasih tahu tempat jalan-jalan yang bisa dibilang ‘hits’ saat ini di kalangan anak muda Sinjai dan Bone Selatan. Namanya Tongke-tongke. Kata Wikipedia gini : Tongke-tongke adalah desa yang berada di kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Indonesia. Desa yang tekstur tanahnya terdiri atas lumpur yang berpasir ini memiliki kawasan hutan bakau yang telah dijadikan tempat pariwisata. Kalau yang pernah saya dengar, kawasan wisata Tongke-tongke awalnya merupakan usaha warga sekitar menanam bakau untuk menghalau banjir. Tapi karena terllihat indah, maka dijadikan wisata oleh mereka. Terus pada tahun 2017, pemerintah mulai mengambil ali...