Langsung ke konten utama

Postingan

UNO

“Aku datang…‼!” teriakku dari arah luar pintu. Tak ada tanggapan, bahkan tak ada suara. Aku heran, biasanya mereka dengan suara yang tak mau dikalah membalas teriakanku saat aku datang. Dengan langkah penasaran, aku mengendap-ngendap dari balik pintu. Aku tak mau langsung masuk, aku mengintip lewat celah-celah pintu yang tak tertutup rapat. “ Loh, kok mereka saling berhadapan, membentuk lingkaran malah.” tanyaku pada diri sendiri. “mereka terlihat sangat serius. Tak ada sedikitpun suara yang keluar dari lingkaran itu. Ada apa ini?. Namun tiba-tiba suara tawa terbahak-bahak pecah dari lingkaran itu. Mereka tertawa terpingkal-pingkal. Mataku tertangkap oleh mata salah satu dari mereka. “Hei, kau sudah datang? Tumben tidak teriak!” ucapnya sambil memperbaiki posisi duduknya. “Hah..! tidak teriak? Suaraku parau gara-gara teriak dari tadi, kalian tuh yang tidak mendengarnya.” Aku masuk kemudian menjatuhkan tas, “Kalian sedang apa sih? Terus ditangan kalian itu apa?” rasa penasara...

To Be A Light

Pengkotak-kotakan dan sekat memang sering kita dengar bahkan kadang kita jumpai di kehidupan ini. Orang kaya dan orang miskin dibedakan. Orang pintar dan orang bodoh dibedakan. Orang cantik/gagah dan orang jelek dibedakan. Aku risih dengan pengkotak-kotan itu karena aku juga mengalaminya. Aku rasa banyak orang, hal dan tempat yang membeda-bedakan diriku dengan yang lainnya. Namun, lebih sakit jika aku merasa aku tak dianggap, aku tak ada di kotak-kotak itu. aku tak ada di sekat manapun. Aku seperti tak ada di sekitar mereka. Sejak dulu aku merasa kecil, aku merasa dipandang sebelah mata. Bahkan aku merasa tak dianggap ada oleh mereka. mungkin banyak yang berfikir itu perasaanku saja tapi banyak kejadian dan bukti yang membuatku berfikiran seperti itu. Tapi, itu dahulu... Sebelum kuputuskan untuk mengubah fikiran negatif dalam diriku. Sebelum kubersemangati untuk menggoyahkan mindset negatif di diriku. Sebelum kuniatkan untuk menjadi manusia yang tak mengenal pengkotak-...

Aku, Vidi Aldiano, dan ceritaku (12-2-2012)

Seperti biasanya, saat waktu luang pasti kugunakan untuk menjelajah di dunia maya. Facebook dan twitter menjadi jendela utama yg harus kubuka. Entah hari itu tanggal berapa, timeline di twitter penuh dengan retweet (RT) anak-anak vidies. Semua bercerita tentang jadwal kegiatan VD , dan ternyata ada jadwal ke Makassar... yyeeeeaaaahhhh, entah mengapa aku merasa sangat senang. Berbagai cara kulakukan untuk mencari info kapan dan dimana VD akan manggung di Makassar. Dan dari hasil pencariandari sabang sampe marauke (jiaaahhh lebay...;p) akhirnya saya mendapatkan info kalau VD manggung di Trans Studio Makassar pada hari minggu tanggal 12 Februari. Senangnya bukan kepalang, tapi tak bisa kusembunyikan rasa sedih karena masalah uang. masuk di wahana TSM itu bagi saya sangat mahal, jadi harus berfikir 2 kali, eh salah berfikir 2811 kali untuk masuk wahananya. Paling kalau ke TS (Trans Studio) aku Cuma nongkrong di Mall-nya. (kentara miskinnya... hahaha) Dua minggu sebelum hari H, ...

Foto-foto Hari ke-2

Foto-foto Hari Pertama